Kamu itu warna
ketika awal aku membuka mata
aku mencari, dengan cahaya
hingga aku mengenali
seperti putih matahari pagi
yang membuatku menyapa hari
melihat sekelilingku untuk mengerti
untuk sadar
seperti biru air
yang membuatku mengerti
arti kata hanyut dalam emosi
merelakan diriku untuk merasa
dan jatuh
seperti hijau rumput
yang membuatku bebas
melangkah mengikuti keinginan hati
lalu berlari
seperti merah muda senja sore
yang membuatku duduk sejenak
mengingat setiap cuplikan kisah
hingga merelakan
dan seperti biru langit malam
yang membawaku terbaring menengadah
menggapai tenang
Kamu berupa warna-warna itu
membawaku untuk sadar
kalau aku jatuh
saat aku berlari
namun harus merelakan
agar sampai pada satu masa
tenang
dan mulai lagi
dari membuka mata
mengenali
warna.
No comments:
Post a Comment